Doa

doa. tiga huruf berurut yang dalam bahasa indonesia bermakna suatu permohonan kepada tuhan. sesuatu yang aku inginkan yang selalu aku ulangi setiap kali ada kesempatan aku mengingat sang maha mendengar.

kalimat-kalimat doa yang diucapkan memang milikku. permohonanku. aku sebagai manusia kecil yang tak tahu apa-apa ini hanya memohon, tak tahu doa mana yang akal dikabulkan oleh Nya.


doa yang aku ucapkan bukan hanya untukku seorang. egoisnya aku sebagai manusia yang hanya berdoa untuk diriku sendiri. tapi juga untuk mereka. orang-orang disekeliling ku yang aku sayangi.

aku memohonkan doa untuk kami. untuk kebaikan kita bersama. lalu apakah saat aku mendoakan mereka hanya sekedarnya saja? atau mereka memang memiliki bagian, sesuatu yang penting dalam hidupku?

seorang sahabat pernah bertanya, logikanya begini. akankah aku mendoakan orang lain yang tidak penting dalam hidup ku? aku jawab tidak.

maka, hargailah dia dan mereka yang ada disekelilingmu. yang ada saat kamu membutuhkan. yang menolong saat kamu terjatuh. dan yang membantu mengobati saat kamu terluka.

dia dan mereka yang rela tanpa berpikir panjang untuk menghabiskan separuh perjalanan hidupnya bersamamu. saudara, keluarga, teman, sahabat, atau bahkan kekasih yang telah bersamamu atau kini masih bersamamu.

waktu. adalah milik orang lain yang tidak akan pernah bisa dikembalikan. yang diberikan secara sadar atau tidak, ikhlas atau tidak untuk mu.

karena setiap orang yang datang dalam kehidupan mu, yang sengaja atau tidak sengaja, yang hanya sekejap atau yang bertahan lama, yang hanya sekedarnya atau yang menjadi bagian terpenting adalah orang-orang yang telah ditetapkan oleh Tuhan untuk mu. maka lakukan segala sesuatunya sebaik dan semaksimal yang kamu bisa.

karena, jika mereka telah tiada. doa adalah satu-satunya cara mu untuk membuatnya 'hadir' lagi dalam kehidupanmu. hanya dalam pemikiran  dan hati mu.

doa tentunya merupakan cara ku untuk berbicara, berkomunikasi dengan Tuhan ku. doa jualah yang menjadi cara ku untuk merasakan kehadiran kamu yang telah pergi.

dengan memohon doa, aku merasakan bahwa aku sangat diberkati karena pernah mengenal dan memiliki kamu dan kalian. kalian yang ada Tuhan pernah pertemukan dengan ku. yang akan menjadi bagian terpenting dalam hidup.

karena . . 
doa adalah bahasa rindu dan cinta yang paling cepat sampai ke hati tanpa perlu didengar atau dibaca.

No comments:

Post a Comment