hei,
apa kabar?
sedang apa?
semoga kamu selalu baik-baik saja dalam lindungan Nya.



kamu tahu?
sekarang disini hening tanpa kehadiran mu lagi.
kebersamaan sesaat yang pernah Tuhan berikan kepada kita.
mungkin memang hanya perasaan ku saja,
tapi entahlah.
buat ku ini nyata.


berlebihan mungkin jika aku berpikir seperti ini.
tapi,
aku tidak bisa menolak.
rasanya ingin sesegera mungkin menggeser daun pintu,
membuka jendela,
melihat perangkat elektronik milik ku.
hanya untuk sekedar melihat mu.
hanya melihat.
untuk saat ini hanya itu, tidak lebih.


hingga akhirnya Tuhan memberikan kesempatan,
aku dan kamu untuk bicara.
bicara apa?
apa saja yang terlintas di kepala saat itu.
saat kita bertatap mata,
tertawa gembira,
bercerita tentang penglaman masa lalu,
hingga kau saat kau ajarkan sesuatu yang kelak berguna bagi ku.


terima kasih Tuhan,
untuk tatapan teduh yang selalu aku rindukan.
percakapan yang selalu aku nantikan.
tawa riang yang tak terelakkan.
dan untuk perpisahan yang selalu aku pikirkan.


mungkin, nanti aku akan terlupakan bagi mu.
mungkin?
ah sepertinya akan menjadi pasti.
tak apa,
karena aku tidak bisa mengaturnya.


sampai jumpa lagi.
disini atau disana,
dimanapun.


4 comments: