Penyakit Lupus

Lupus adalah penyakit otoimun (kekebalan tubuh) yang mengakibatkan terjadinya inflamasi atau radang dalam sendi dan organ serta jaringan sambungan lainnya. Setiap manusia memiliki sistem kekebalan tubuh yang berfungsi menyerang benda asing, virus, bakteri, atau kuman yang menyebabkan penyakit. Dalam keadaan normal, sistem kekebalan tubuh berfungsi mengendalikan pertahanan tubuh untuk melawan infeksi. Tapi pada penderita Lupus, sistem pertahanan tubuh ini berbalik melawan tubuh, dimana antibodi yang dihasilkan akan menyerang sel tubuhnya sendiri, seperti sel darah, organ dan jaringan tubuh, sehingga terjadi penyakit yang berjangka waktu menahun.




Ada tiga jenis penyakit Lupus, yaitu :
  • Systemic Lupus Erythematosus (SLE)
  • Sangat berbahaya karena menyerang organ dalam tubuh yang vital
  • Dicoid Lupus
  • Menyerang kulit dan ditandai dengan munculnya bercak merah pada kulit
  • Drug Induced
  • Dipicu karena mengkonsumsi obat-obatan tertentu dan bias diatasi dengan menghentikan konsumsi obat tersebut



Penyebab Penyakit Lupus
  • Faktor lingkungan
  • Selain infeksi dan stres, matahari juga berpengaruh besar sebagai pemicu. Sinar matahari yang memancarkan sinar ultraviolet dapat merangsang peningkatan hormone estrogen sehingga mempermudah terjadinya reaksi otoimun. Teriknya sinar matahari merupakan salah satu factor kambuhnya rasa sakit pada pengidap Lupus.
  • Faktor genetik
  • Kemungkinan Lupus diturunkan sangatlah kecil. Hanya 10% dari penderita yang memiliki kerabat (orang tua maupun saudara kandung) yang telah maupun akan menderita Lupus. Statistik menunjukkan bahwa hanya sekitar 5% anak dari penderita Lupus yang akan menderita penyakit ini.
  • Faktor hormon
  • Belum diketahui jenis hormon penyebabnya pada perempuan, tetapi risiko timbulnya Lupus pada perempuan bisa delapan kali lebih tinggi disbanding laki-laki.



Gejala Penyakit Lupus

Gejala dan beratnya penyakit bisa bervariasi pada setiap penderita, mulai dari penyakit yang ringan sampai penyakit yang berat. Gejala pada setiap penderita ditandai oleh dua masa, yaitu masa bebas gejala (remisi) dan masa kekambuhan (eksaserbasi). Pada awal penyakit, Lupus hanya menyerang satu organ, tetapi lama kelamaan akan menyerang organ tubuh lainnya.
  • Darah
  • Kelainan darah bisa ditemukan pada 85% penderita Lupus. Terjadi pembekuan darah di dalam vena maupun arteri, yang dapat menyebabkan stroke. Jumlah trombosit berkurang drastis dan penderita juga sering mengalami anemia.
  • Sistem syaraf
  • Kelainan syaraf ditemukan pada 25% penderita Lupus. Yang paling sering ditemukan adalah sakit kepala.
  • Kulit
  • 50% penderita akan mengalami semacam ruam kupu-kupu pada tulang pipi dan pangkal hidung. Ruam yang kemerahan ini biasanya akan semakin memburuk jika terkena sinar matahari.
  • Jantung
  • Pada penderita Lupus, peradangan berbagai bagian pada jantung sering terjadi. Peradangan ini  pada akhirnya dapat menyebabkan nyeri dada yang berlebihan.
  • Kerangka dan otot tubuh
  • Hampir semua penderita Lupus mengalami nyeri persendian yang paling sering terjadi pada jari tangan, lutut, dan pergelangan tangan.
  • Paru-paru
  • Pada Lupus bisa terjadi penimbunan cairan antara paru dan pembungkusnya yang mengakibatkan sering sesak nafas.

No comments:

Post a Comment