Langkah Kecil Berpengaruh Besar




Bumi adalah milik kita bersama, jadi telah menjadi keharusan bagi kita semua untuk selalu menjaga kelestariannya dengan berbagai cara yang berkaitan dengan pola hidup kita sehari-hari. Berikut ini ada beberapa tips Ramah Lingkungan yang dapat dilakukan dalam kegiatan sehari-hari . . .

Di Rumah
  1. Hindari penggunaan suhu maksimal pada AC
  2. Cegah terbukanya ruangan ber-AC. Jangan biarkan ada celah yang terbuka karena hal tersebut akan membuat AC bekerja lebih keras untuk mendinginkan ruangan. Pada akhirnya hal ini akan menghemat tagihan listrik Anda.
  3. Maksimalkan pencahayaan dari alam
  4. Gunakan warna terang di dinding rumah, gunakan genteng kaca di plafon, dan maksimalkan pencahayaan melalui jendela.  
  5. Timer pada peralatan elektronik
  6. Gunakanlah timer sesuai dengan kebiasaan kita. Misalnya jam kuliah adalah pukul 09.00 sampai 14.00. Set timer AC sesuai dengan jam kuliah tersebut. Atau saat menonton televisi di malam hari, set timer agar televisi mati pada pukul 00.15. Dengan begitu kita tidak akan lupa mematikan AC dan televisi hingga keesokan harinya.
  7. Pemanas air tenaga surya
  8. Meskipun lebih mahal, dalam jangka panjang hal ini akan menghemat tagihan listrik di rumah. (Bahkan saat ini sudah ada penerang jalan dengan tenaga surya).
  9. Matikan lampu tidak terpakai dan jangan tinggalkan air menetes pada keran
  10. Selain menghemat energi dan air bersih, ini akan menghemat banyak tagihan Anda.
  11. Lampu hemat energi
  12. Meskipun lebih mahal, rata rata mereka lebih kuat 8 kali dan lebih hemat hingga 80 % dari lampu pijar biasa.
  13. Stand by pada elektrronik
  14. Jika semua peralatan rumah tangga kita matikan (tidak dalam posisi stan by) maka kita akan mengurangi emisi CO2 yang luar biasa dari penghematan energi listrik. Gunakan colokan lampu yang ada tombol on-off-nya, atau langsung cabut kabel dari sumber listriknya. Jika pengisian ulang baterai Anda sudah penuh, Segera Cabut!. Telepon genggam, pencukur elektrik, sikat gigi elektrik, kamera, dll. Jika sudah penuh segera cabut.
  15. Jangan membuka lemari es terlalu sering
  16. Untuk setiap menit membuka pintu lemari es, akan diperlukan 3 menit full energi untuk mengembalikan suhu kulkas ke suhu yang diinginkan.
  17. Jangan membeli bunga potong
  18. Jika daerah kamu bukan penghasil bunga hias, maka dapat dipastikan bunga itu dikirim dari tempat lain. Hal ini akan menghasilkan “jejak karbon” yang besar.
  19. Potong makanan dalam ukuran yang lebih kecil. Ukuran potongan yang lebih kecil akan menggunakan energi lebih sedikit untuk memasaknya.
  20. Gunakan air dingin untuk mencuci dan cucilah dalam jumlah banyak
  21. Jika kita memiliki keluarga kecil, tidaklah perlu setiap hari mencuci. Kumpulkanlah sampai kapasitas mesin cuci terpenuhi. hal ini akan menghemat air, mengurangi pemakaian listrik dan juga mengurangi pencemaran akibat deterjen yang digunakan.
  22. Pakai deterjen dan pembersih ramah lingkungan
  23. Saat ini mungkin harganya memang lebih mahal. Tetapi bila kita mampu, lakukanlah demi masa depan lingkungan kita.
  24. Reusable perabotan rumah Anda. 
  25. Jika sudah bosan dengan perabotan rumah, kamu bisa melakukan obral di garasi rumah, memberikan kepada orang lain, atau bawa ke pengerajin untuk dimodifikasi sesuai keinginan.
  26. Donasikan mainan yang sudah tidak digunakan
  27. Tidak menggunakan aerosol
  28. Jika menggunakan produk semprot, jangan menggunakan aerosol. Pilihan spray dengan kemasan botol kaca akan lebih baik. Aerosol juga penyumbang besar dalam pencemaran udara kita.
aerosol



Elektronik
  1. Rechargeable
  2. Gunakan peralatan dengan baterai yang bisa diisi ulang. Jika harus menggunakan yang satu kali buang gunakan lithium-ion (Li-Ion) atau nickel metal hydride (NiMH) sangat hemat biaya dan efektif.
  3. Pilih peralatan elektronik yang hemat energi
  4. Pilihlah TV LCD daripada TV CRT (TV tabung konvensional). Carilah AC atau kulkas dengan konsumsi listrik terendah. Saat ini tidak terlalu sulit untuk menemukan produk elektronik hemat energi karena produsen beramai-ramai mulai memfokuskan strategi pemasarannya ke produk-produk seperti itu.
  5. Gunakan peralatan elektronik lebih lama
  6. Jangan mudah berganti alat elektronik yang memiliki fungsi sama. Jika dilakukan, donasikan barang elektronik yang lama.



Dalam Pekerjaan
  1. Makan siang di kantor
  2. Lebih baik jika membeli kotak makan atau tempat minum yang kuat dan bisa dipakai berulang kali. Hindari media bungkus plastik atau styrofoam karena berasal dari minyak bumi dan sulit untuk diuraikan.
  3. Gunakan kertas lebih sedikit
  4. Pakailah email internal dan software perkantoran untuk membuat laporan internal. Cetaklah laporan/presentasi hanya jika diperlukan untuk melakukan kesepakatan dengan pihak luar.
  5. Matikan peralatan kantor
  6. Matikan dari sumbernya, jangan dibuat stand by, matikan UPS dan trafo. Jika perlu cabut dari sumber listriknya.
  7. Gunakan e-banking
  8. Alihkan tagihan kartu kredit melalui penagihan lewat email, beberapa bank di Indonesia sudah dapat melakukannya. Memaksimalkan penggunaan e-banking akan menghemat banyak waktu dan biaya. Dengan e-banking, kita telah menghemat dan meyelamatkan banyak pohon dan konsumsi CO2 untuk proses pembuatan kertas. Anda juga menghemat sangat banyak konsumsi BBM yang dibutuhkan untuk pergi ke bank atau ke ATM.
  9. Bagi industri, mulailah untuk menggunakan sumber energi yang dapat diperbaharui seperti tenaga angin, air, dan tenaga surya. Gunakan peralatan yang hemat listrik dan hemat energi, serta buatlah peraturan penghematan energi dan sumber daya di perusahaan. Berkontribusilah bagi perlindungan dan keselamatan lingkungan sebagai bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Lakukanlah program penanaman pohon dan pembersihan lingkungan.

Makanan dan Minuman

  1. Bawa tas yang bisa dipakai ulang (Reusable Bag)  
  2. Bawalah sendiri tas belanja Anda, dengan demikian Anda mengurangi jumlah tas plastik/kresek yang diperlukan. Belakangan ini beberapa pusat perbelanjaan besar di Indonesia sudah mulai mengedukasi pelanggannya untuk menggunakan sistem seperti ini.
  3. Kurangi konsumsi daging - bervegetarian
  4. Berdasarka penelitian, untuk menghasilkan 1 kg daging, sumber daya yang dihabiskan setara dengan 15 kg gandum. Peternakan juga menyumbang 18% “jejak karbon” dunia, yang mana lebih besar dari sektor transportasi (mobil, motor, pesawat, dll). Belum ditambah lagi dengan bahaya gas-gas rumah kaca tambahan yang dihasilkan oleh aktifitas peternakan lainnya seperti metana yang notabene 23 kali lebih berbahaya dari CO2 dan gas NO yang 300 kali lebih berbahaya dari CO2.
  5. Makan dan masaklah dari bahan yang masih segar
  6. Menghindari makanan yang sudah diolah atau dikemas akan menurunkan energi yang terbuang akibat proses dan transportasi yang berulang-ulang. Selain itu, makanan segar juga lebih sehat bagi tubuh kita loh !
  7. Hindari fast food
  8. Fast food merupakan penghasil sampah terbesar di dunia. Selain itu konsumsi fast food juga buruk untuk kesehatan kita.
  9. Gunakan gelas yang bisa dicuci. 
  10. Jika Anda terbiasa dengan cara modern yang selalu menyajikan minum bagi tamu dengan air atau kopi dalam kemasan. Beralihlah ke cara lama kita. Dengan menggunakan gelas kaca, keramik, atau plastik food grade yang bisa kita cuci dan dipakai ulang.
  11. Berbelanjalah di lingkungan sekitar kita karena akan sangat menghemat biaya tansportasi dan BBM yang gunakan.
  12. Tanam pohon setiap ada kesempatan
  13. Baik di lingkungan ataupun dengan berpartisipasi dalam program penanaman pohon. Kita bisa berkontribusi dengan menyumbang bibit atau dana.




Saat Perjalanan/Berlibur
  1. Kurangi perjalanan bisnis
  2. Teknologi sekarang sangat memungkinkan untuk melakukan teleconference. Tentunya hal ini akan mengurangi jejak karbon secara signifikan. Pengecualian dapat dilakukan untuk transaksi yang membutuhkan tanda tangan atau yang benar-benar membutuhkan kehadiran kita.
  3. Gunakan handuk hotel Anda lebih dari satu hari
  4. Menghemat salah satu sumber daya terpenting, yaitu air, dan juga mengurangi pencemaran akibat deterjen yang dipakai. Lebih jauh lagi, Anda menghemat energi dari mesin pencuci dan pengering yang digunakan.

Saat Mengemudi
  1. Ganti bahan bakar
  2. Gunakan bahan bakar alami atau yang dapat diperbaharui (di Indonesia tersedia bio solar dan bio pertamax), selain itu jika bisa gunakan bahan bakar hidrogen.
  3. Gunakan mobil antar jemput untuk sekolah anak 
  4. Hal ini akan sangat mengurangi beban BBM Anda, sopir, dan cicilan kendaraan.
  5. Kecil itu indah dan hemat. 
  6. Jika Anda tidak bisa lepas dari penggunaan mobil, gunakanlah city car atau mobil dengan bahan bakar bio fuel, elektrik, hibrida, bahkan hidrogen, tergantung dari kemampuan Anda masing-masing. Tidak perlu membeli SUV besar 4 x 4 jika Anda tidak bekerja dipertambangan atau perkebunan. Gunakan kendaraan hibrida bila Anda mampu membelinya.
  7. Cek tekanan angin ban dan jadwal service
  8. Dari beberapa survei dipercaya menjaga kondisi mobil pada kondisi optimal akan menghemat 5% penggunaan bahan bakar.
  9. Matikan mesin saat menunggu atau saat terjadi kemacetan total
  10. Panas saat menunggu bisa dikurangi dengan menggunakan kaca film yang baik atau penghalang matahari yang banyak dijual di toko aksesoris mobil atau parkirkan mobil Anda ditempat yang rindang.
  11. Carilah rekan kerja, teman yang area kerjanya sejalan dengan tujuan kerja/kuliah kita. Kita bisa berbagi biaya perjalanan dengan mereka loh !
7. Belajarlah cara mengemudi yang baik
    Ganti perseneling lebih awal bisa mengurangi konsumsi BBM hingga 15%. Jika mendekati kemacetan atau lampu lalu lintas berhentilah perlahan bukan dengan rem mendadak. Pindahkan gigi saat mencapai 2500-3000 rpm. Dan mengemudilah di batasan 1500-3000 rpm.



Alat Kebersihan
  1. Pastikan rumah memiliki sirkulasi udara yang baik
  2. Hal ini sangat penting agar energi dan racun sekitar kita cepat bersih. Terutama saat membersihkannya.
  3. Cleaner, greener, meaner 
  4. Meskipun masih lebih mahal, produk kebersihan yang ramah lingkungan sudah mulai hadir di supermarket. FYI, cuka dan baking soda bisa digunakan untuk pembersihan hampir barang apapun. Campurlah cuka dengan air hangat (50:50), larutan cuka air tersebut dapat digunakan sebagai pembersih serba guna.. Baking soda bisa digunakan untuk membersihkan bau pada karpet.
  5. Untuk kesegaran ruangan, tempatkan tumbuhan yang bisa hidup di dalam ruangan, akan sangat membantu kesegaran lingkungan.



"... Dan yang terpenting adalah bagaimana kita sebagai manusia yang hidup di Bumi memiliki rasa kepemilikan terhadap ada yang terkandung di dalam Bumi. Karena dengan merasa memiliki, maka rasa  untuk menjaga, merawat, dan melestarikan akan muncul dari diri tiap manusia ... " - Fadhila


No comments:

Post a Comment