Penganggaran Sektor Publik

1) Pemerintah berperan untuk melaksanakan fungsi alokasi, distribusi, dan stabilisasi. Jelaskan bahwa fungsi-fungsi tersebut dapat diakomodasi dalam anggaran publik !
Alokasi adalah penentuan banyaknya dana yang disediakan untuk suatu tempat
Distribusi adalah proses penyaluran sesuatu hal dari pemerintah ke masyarakat
Stabilisasi adalah terdapat keseimbangan pada penerimaan dan pemakaian anggaran
Fungsi-fungsi tersebut dapat diakomodasi dalam anggaran publik karena pemerintah berperan penting dalam proses alokasi anggaran bagi masyarakat; bertanggung jawab dalam hal distribusi anggaran publik untuk pelaksanaanya kepada masyarakat; dan memegang kendali untuk menyeimbangkan penerimaan dan pemakaian anggaran publik.
2) Adanya dana nonbudgetair pada dasarnya menyalahi prinsip anggaran publik yang baik. Jelaskan prinsip-prinsip yang harus dipenuhi oleh anggaran publik dan diskusikan bagaimanakah cara menghilangkan dana nonbudgetair tersebut.
Prinsip-prinsip anggaran sektor publik meliputi :
  • Otorisasi oleh legislatif
  • Anggaran publik harus mendapatkan otorisasi dari legislatif terlebih dahulu sebelum eksekutif membelanjakan anggaran tersebut
  • Komprehensif
  • Anggaran harus menunjukkan semua penerimaan dan pengeluaran pemerintah
  • Keutuhan anggaran
  • Semua penerimaan dan belanja pemerintah harus terhimpun dalam dana umum
  • Nondiscreationary Appropriation
  • Jumlah yang disetujui oleh dewan legislatif harus termanfaatkan secara efektif, efisien, dan ekonomis
  • Periodik
  • Anggaran merupakan suatu proses yang bisa bersifat tahunan maupun multi tahunan
  • Akurat
  • Estimasi anggaran hendaknya tidak memasukkan cadangan yang tersembunyi
  • Jelas
  • Anggaran hendaknya sederhana dan dapat dipahami masyarakat, serta tidak membingungkan
  • Diketahui oleh publik
  • Anggaran harus diinformasikan kepada masyarakat luas 
Cara menghilangkan dana nonbudgetair yaitu 
  • Setiap individu berusaha untuk memenuhi kebutuhannya sesuai dengan pendapatan masing-masing
  • Ketegasan dari atasan kepada bawahan
  • Kerjasama semua pihak untuk bekerja jujur dan tepat guna
  • Pemerintah mengadili dengan tegas pihak yang terbukti menggunakan atau memperoleh keuntungan dari dana non budgetair 
  • Adanya komunikasi dua arah yang lancar, terbuka, dan jujur dari pemerintah kepada masyarakat

3) Di tingkat pemerintah daerah, sesuai dengan konsep otonomi daerah, APBD memiliki peran sebagai tulang punggung (back bone) bagi pemerintah daerah. Diskusikan pernyataan tersebut.
APBD merupakan suatu rencana keuangan tahunan daerah yang memuat tentang rencanan penerimaan, rencana pengeluaran, serta rencana pembiayaan daerah selama satu tahun anggaran. APBD berperan sebagai tulang punggung pemerintahan karena :
  • Digunakan untuk perawatan fasilitas kesehatan, pendidikan, dan hiburan daerah
  • Digunakan untuk menjalankan program pemerintah daerah dalam berbagai bidang, misalnya pendidikan > beasiswa, kesehatan > imunisasi gratis, kebudayaan > pameran seni budaya
  • Digunakan dalam menjalankan perekonomian daerah

4) Anggaran sebagai instrumen pengendalian digunakan untuk menghindari adanya overspending, underspending dan misappropriation. Bagaimana cara melakukan pengendalian tersebut ?
Overspending ialah membelanjakan anggaran secara belebihan/terlalu banyak
Underspending adalah membelanjakan anggaran dibawah nilai anggaran
Misappropriation ysitu penyalahgunaan/penyelewengan/penggelapan anggaran
Cara melakukan pengendalian tersebut adalah pemerintah sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dalam proses pembuatan anggaran harus dapat merencanakan anggaran untuk masyarakat sehingga penggunaan anggaran akan menjadi tepat guna dan tepat sasaran, tidak berlebih, tidak kurang, dan tidak ada penyalahgunaan ataupun salah sasaran.

5) Anggaran bagi sektor publik merupakan instrumen akuntabilitas. Jelaskan pernyataan tersebut !
Anggaran sektor publik merupakan instrument akuntabilitas atas pengelolaan dana publik dan pelaksanaan program-program yang dibiayai dari uang publik (Mardiasmo, 2005; 61). Penganggaran sektor publik terkait dalam proses penentuan jumlah alokasi dana untuk tiap-tiap program dan aktivitas dalam satuan moneter. Tahap penganggaran menjadi sangat penting karena anggaran yang tidak efektif dan tidak berorientasi pada kinerja akan dapat menggagalkan perencanaan yang tidak efektif yang telah disusun.

No comments:

Post a Comment