Untuk Mu


sebuah cerita pendek 


“Aku pulang minggu depan, akan ada lamaran di rumah ku. Dia dan keluarganya akan datang meminangku dan kami akan membicarakan rencana pernikahan kami yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.”

Kalimat itu terus menerus berada di dalam pikiranku. Namaku Bayu, sudah sekitar dua tahun aku mengenalnya, kami bekerja di kantor yang sama bahkan tempat tinggal kami di tanah perantauan ini berdekatan. Hampir setiap hari aku dan dia bersama, berangkat bekerja, saat makan, pulang bekerja, hingga bercerita untuk sekedar menghabiskan waktu bersama.